Dilan teh kamu?
![]() |
| Dilan 2018 |
Dilan
Belakangan ini sering sekali hati tergerak untuk menulis,
namun malam inilah saat yg tepat setelah 2 minggu tidak membuka laptop selain
utk menonton film, krna 2 minggu belakangan ini jadwal kuliah sibuk sekali, btw
besok kami pelantikan akbar loh. Ehm.
Back to story! Aku mau cerita Dilan di sini, iya Dilan!
Dilan itu loh, Dilan yg bilang rindu itu berat. Emang berat sih, aku pernah
ngerasain itu, dan Dilan benar, benar sekali……
![]() |
| quote Dilan yang paling hitz di 2018 |
Waktu itu aku kelas 2 SMA, aku lupa gimana aku tau Dilan dan
di kenalkan kepadanya, kawan ku si Egi anak kelas sebelah memiliki buku Dilan,
and I’m so excited! Karena aku udah tau novel Dilan dari social media, akhirnya
aku meminjam buku Dilan tsb. Aku dan Egi sama2 pecinta Novel, jadi ya
begitulah, kami sering berbagi cerita tentang novel apa yang di baca dan saling
menukarkan buku masing2.
Saat itu aku baca Dilan 1990, sungguh, aku langsung jatuh cinta. Ayah Pidi Baiq menceritakan Dilan dengan gaya Bahasa yang belum pernah saya baca di novel manapun, alur cerita yg epic, membuat saya makin betah berlama lama menghabiskan buku Dilan. Novel Dilan 1990 pun selesai saya baca. Akhirnya aku memutuskan untuk jatuh cinta dengan Dilan sejak saat itu, sejak kelas 2. Kira2 tahun 2015/2016 ntah saya lupa tahunnya, Novel kedua pun kembali terbit dengan pengarang yang sama yaitu Pidi Baiq dan dengan judul yang sama yaitu Dilan 1991, dilan 1990 & 1991 sama sama di ceritakan dari sudut pandang Milea,
Milea lah yang memulai segalanya hingga akhirnya novel novel Dilan ini terbit. Saya lupa bagaimana cerita detailnya karna kurang lebih saya sudah baca novelnya 2 tahun yang silam, tapi saya masih sangat2 ingat dimana momen momen yang membuat saya dan teman teman lainnya yg membaca novel dilan di buat melting!!!! Omg. Hahaha
Saat itu aku baca Dilan 1990, sungguh, aku langsung jatuh cinta. Ayah Pidi Baiq menceritakan Dilan dengan gaya Bahasa yang belum pernah saya baca di novel manapun, alur cerita yg epic, membuat saya makin betah berlama lama menghabiskan buku Dilan. Novel Dilan 1990 pun selesai saya baca. Akhirnya aku memutuskan untuk jatuh cinta dengan Dilan sejak saat itu, sejak kelas 2. Kira2 tahun 2015/2016 ntah saya lupa tahunnya, Novel kedua pun kembali terbit dengan pengarang yang sama yaitu Pidi Baiq dan dengan judul yang sama yaitu Dilan 1991, dilan 1990 & 1991 sama sama di ceritakan dari sudut pandang Milea,
Milea lah yang memulai segalanya hingga akhirnya novel novel Dilan ini terbit. Saya lupa bagaimana cerita detailnya karna kurang lebih saya sudah baca novelnya 2 tahun yang silam, tapi saya masih sangat2 ingat dimana momen momen yang membuat saya dan teman teman lainnya yg membaca novel dilan di buat melting!!!! Omg. Hahaha
![]() |
| i like this sketch forever, smpe2 aku print pas SMA di tarok di binder wkwk dan di tempel di dinding kamar |
Dilan u’r the best! Andaikan saja aku yang jadi Milea di
1990. aku pasti tidak akan melakukan hal seperti yang Milea lakukan dulu,
karena apa yang di lakukan Milea detik2 mereka putus itu adalah cara seorang
perempuan menggertak pasangannya, namun Dilan, dia malah rela melepaskannya,
dan pada akhirnya mereka menyesal satu sama lain L
huhuuuuuu….
Waktu itu audisi untuk nyari pemeran Dilan di buka, kabar
ini terdengar hingga ke penjuru sekolah ku, eh bukan seluruh warganet deh wkwk,
dan akhirnya Iqbaal lah yang jadi pemeran Dilan -_________-
And I’m not really really excited! Mengingat seorang iqbaale
mantan boyband cilik yang hadeuh, aku gak suka lah pokoknya wkwk, hingga
akhirnya trailer Dilan keluar pas bulan Desember kemarin, aku masih gak suka
dengan iqbaal, dialog2 yang dia sampaikan di sepenggalan trailer terlihat biasa
saja, dan aku masih belum bisa percaya bahwa dia yang memerankan Dilan, karena
menurutku yang cocok memerankan Dilan itu,,,,, ya mungkin 11 12 dengan bang
Adipati Dolken a.k.a sepupu aku sendiri, bagimana pun bang Adi tuh cocok,
udahlah ya lupakan…. Yang jelas sekarang Iqbaal lah yang memerankan Dilan
hingga tanggal penayangan Dilan di umukan yaitu tanggal 25 Januari.
Saat itu masih bulan Desember, aku masih ingat sekali aku
lagi chatan dengan adik kelas ngajak nonton Dilan bareng, hingga tiba saatnya
aku pergi kemana dan dia entah dimana, janji hanya janji, begitulah kira kira. Wkwk.
Ngajak nonton iyan dia nonton dengan geng2 nya yg lain, jadilah tepat pada tgl
25 desember 2018 hari Kamis, I’m really remember, karena hari itu adalah hari
Gladi resik pelantikan kami, Pelantikan akbar Organisas mahasiswa, kalau udah
seperti itu pastinya aku pulang malam, dannnn gak bisa nonton Dilan, udah
janjian juga dgn saski tapi dia gak bisa malaam karena besoknya kerja jadilah
aku hingga malam di kampus utk gladi resik hingga pada akhirnya aku pulang
duluan karena susunan acara bagian kami itu jam 9nan baru mulai -_- and I can’t
waiting again, jadi aku dan ma friend pulang duluan sekitaran jam 8 la smpe
rumah, hingga aku sedih sesedih sedihnya, gatau kenapa. Mersa kecewa bgt. Aku penyuka
Dilan, bisa di bilang fans Dilan yang sejak dari kapan itulah, harusnya aku
nonton perdana! Tapi apa? Nyatanya aku tidak bisa nonton dilan di hari pertama
karena hanya jadwal kuliah -_-
![]() |
| perjanjian di atas materai |
Dan kabar duka pun terdengar dari tetangga sebelah, bahwa
kak Fitri meninggal aka kakaknya mafriend.
Makin syedih!
Hingga lusa pelantikan akbar aku bertekad! Wkwk
Aku harus nonton dilan sebelum pelantikan akbar, yapz, di
hari Jum’at akhirnya aku nonton Dilan berdua, tebak dengan siapa? Hayooooo wkwk.
Akhirnya lega sih udah nonton Dilan, mataku berkaca kaca nonton Dilan akhirnya apa yang aku tunggu selama bertahun tahun mennati film nya terbayarkan sudah. dan aku super duper
salute dengan iqbaal yang menurut aku berhasil memerankan Dilan dengan apa yang
aku bayangkan setiap aku baca potongan potongan kata di novel. Maaf kan aku
iqbaal, telah meremehkanmu, dan nyatanya kamu mampu mengalahkan cibiran cibiran
buruk tentang dirimu dalam memerankan Dilan sebelum film ini tayang! Pokoknya aku
suka sekali tiba scene “gru itu harusnya di gugu dan di tiru, bila dia tidak
bisa menghargai orang lain, maka orang lain pun tidak bisa menghargainya” itu
aku liat behind the scene nya di youtube si iqbaal bilang di stu merupakan
adegan yang paling sulit, karena dia harus menahan emosinya dan harus bijak
dalam pengucapannya, and he’s got it!
![]() |
| thanks telah menghancurkan pesimisku terhadap karya ayah Pidi baiq. Iqbaal kamu keren |
Pokoknya Dilan gak cukup utk di tonton sekali,
Mungkin aku nonton dilan yang ke dua bareng dengan geng
Dan yang ke 3 bareng kamu -_- hadeuhhhh ini sulit.
Rating Dilan menurut gue 9/10 lah.
Galau mau kasih rating 10/10 kalau mau kuy kita kembali ke masa masa Dilan Milea
tahun 1990. lihat live gimana sih mereka dulu, pasti lebih keren di cerita nyatanya. heuheu.
Selamat berjumpa di film Dilan 1991, yah walaupun aku sudah
tau akhir dari cerita mereka seperti apa. Dan di buku terbitan ke 3 itu di
ceritakan oleh Dilan sendiri dan dari sudut pandangnya di Dilan, pokoknya di
sini semua serba runyam akibat kesalahpahaman yang tidak di konfirmasi dengan
cepat, semua itu kesalahan dari diri dan ego masing2, so buat teman teman
semua, belajarlah dari cerita Dilan, walaupun dia lelaki yang berbeda tapi dia
tetap manusia yang tidak luput dari kesalahan, ingat kata ayah Pidi Baiq
“Tujuan pacaran adalah untuk putus, bisa karena menikah,
bisa karena berpisah”
-Dia adalah Dilanku tahun 1991
terimakasih telah menemani masa masa SMA ku yang sangat seru, seruuuu sekali aku rindu, kalau di pikir pikir selama lamanya saja duduk di bangku sekolah, h3h3
Batam, Rabu 31 Januari 2018, 11;58










Komentar
Posting Komentar